Penerapan Bioteknologi Dalam Bidang Pangan

Penerapan Bioteknologi Dalam Bidang Pangan

Aplikasi bioteknologi di bidang pangan. Aplikasi Bioteknologi Dalam Bidang Pengolahan Pangan Posted on Desember 22 2014 by rinestidwip Beberapa contoh Bioteknologi t radisional di bidang pangan misalnya tempe dibuat dari kedelai menggunakan jamur Rhizopus tape dibuat dari ketela pohon atau pisang dengan menggunakan Khamir Saccharomyces cereviceae keju dan yoghurt dibuat dari s usu sapi denga n menggunakan b akteri Lactobacillus. Contoh produk bioteknologi di bidang pangan ini membutuhkan jamur Aspergilus oryzae dalam proses fermentasinya.

Keju merupakan contoh produk hasil penerapan bioteknologi di bidang pangan yang berasal dari protein susu kasein yang digumpalkan dan dicetak. Penggumpalan kafein tersebut disebabkan oleh pengaruh bakteri asam laktat.

Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia misalnya pada aspek pangan pertanian peternakan hingga kesehatan dan pengobatan. Dewasa ini bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang seperti rekayasa genetika penanganan polusi penciptaan sumber energi dan sebagainya.

Aplikasi bioteknologi dalam bidang pertanian dapat membantu dalam percepatan produksi benih perbaikan sifat-sifat tanaman hingga menghasilkan jenis tanaman baru. Semua itu bisa dihasilkan dengan cara rekayasa genetika dan kultur jaringan.

Memenuhi standar keamanan pangan sehingga layak untuk dikonsumsi. Masih banyak perdebatan terkait aplikasi bioteknologi modern di bidang pangan khususnya ada beberapa negara yang melarang penggunaan organisme transgenik GMO Geneticaly Modified Oraganism di bidang pangan dengan alasan tidak memenuhi standar keamanan pangan.

Nah beberapa olahan makanan yang kita konsumsi selama ini ternyata memang merupakan hasil karya dari penerapan bioteknologi. Dan jika kita menelisik lebih dalam bagaimana bahan pangan itu di produksi.

Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir roti maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19 pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidangpertanian serta pemuliaan dan reproduksi hewan.

Bioteknologi adalah penggunaan organisme hidup dan komponennya dalam bidang pertanian pangan dan proses-proses industri lainnya. Aplikasi berbagai teknik yang menggunakan organisme hidup atau bagiannya serta untuk menghasilkan produk danatau jasa.

Aplikasi bioteknologi modern diaplikasikan pada. Buah tomat hasil manipulasi genetika menjadi tomat unggul tahan lama tidak cepat matang tidak cepat busuk kentang yang mengalami mutasi genetik hingga kadar pati kentang meningat 20 dari kentang biasa.

Berdasar pengertian bioteknologi di atas maka kegiatan atau sektor industri jasa yang dapat dimasuki oleh bioteknologi menjadi sangat banyak jenis dan ragamnya seperti kedokteran farmasi pertanian industri pangan kimia energi dan lingkungan. Aplikasi bioteknologi secara jelas dapat dilihat pada tabel 1.

Contoh Bioteknologi di Bidang Pertanian. Berikut beragam contoh-contoh bioteknologi yang diterapkan pada pertanian antara lain.

Beras merah merupakan beras hasil dari bioteknologi dengan menghasilkan beras produksi berwarna emas. Warna emas pada beras dihasilkan oleh kandungan beta karoten tinggi.

Bioteknologi bidang industry meliputi pangan dan minuman. Bioteknologi reproduksi hewan tumbuhan dan manusia.

Bioteknologi di bidang industri dapat menghasilkan makanan dan minuman antara lain pembuatan roti nata decoco brem mentega yoghurt tempe kecap bir dan anggur. Aplikasi Penggunaan Teknologi Plasmid.

Enzim dimanfaatkan untuk menghasilkan produk bioteknologi dalam bidang industri pangan diantaramya. Pembuatan gula cair dari bahan berpati seperti singkong sagu jagung ubi jalar atau jenis ubi-ubian lainnya memerlukan kerja berbagai enzim pemecah pati yaitu.

1 Alfa amilse Glukoamilase dan Glukosa isomerase. Bioteknologi pangan - Tempe merupakan bahan makanan yang terbuat dari fermentasi kedelai dengan bantuan jamur pada ragi.

Tempe lebih mudah dicerna oleh tubuh dibandingkan kedelai dan memiliki kandungan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker. Aplikasi Enzim untuk Pengolahan Pangan.

Pada teknologi yang melakuakn aplikasi dengan menggunakan bantuan dari enzim sebagai manfaat biologi di bidang manfaat berguna untuk mempersiapan pada pengolahan pangan dengan cara yang sangat luas. Aplikasi ini juga akan menggolongkan kelompok mislanya pada pembuatan sirup yang mengandung glukosa.

Pemuliaan tanaman dalam menghasilkan varietas-varietas baru pada bidang pertanian dan juga pemuliaan reproduksi hewan. Pada bidang medis penerapan bioteknologi di jaman dulu diperlihatkan antara lain seperti penemuan-penemuan baru yaitu vaksin antibiotik dan insulin walaupun pada jumlah yang terbatas akibat proses saat fermentasi yang tidak baik atau tidak sempurna.

Bioteknologi hijau green biotechnology mempelajari aplikasi bioteknologi di bidang pertanian dan peternakan. Di bidang pertanian bioteknologi telah berperan dalam menghasilkan tanaman tahan hama bahan pangan dengan kandungan gizi lebih tinggi dan tanaman yang menghasilkan obat atau senyawa yang bermanfaat.

Contoh Bioteknologi di Bidang Lingkungan. Dampak positif bioteknologi dalam bidang pangan.

Bioremediasi merupakan proses penguraian limbah organik atau anorganik sebagai polutan yang dilakukan secara biologis. Beberapa contoh bioteknologi lingkungan dari peran ini adalah.

Riset di bidang bioteknologi sudah banyak dilakukan di Indonesia dan hasil-hasilnya sangat berpotensi untuk peningkatan produksi tanaman pangan di lahan marginal. Hasil-hasil riset tersebut antara lain adalah varietas tanaman hasil rakitan yang toleran pada lahan marginal pupuk hayati dan agen pengendalian hama.

Selain itu keberhasilan. Bioteknologi modern banyak diaplikasikan di bidang pertanian dan juga peternakan dengan memanfaatkan teknik DNA rekombinan.

Teknik DNA rekombinan bertujuan untuk memperoleh bibit unggul. Prosesnya dengan cara memindahkan gen unggul dari satu organisme ke organisme lainnya melalui perantara mikroorganisme yang ada di alam.

Aplikasi ini dapat dilihat dalam proses pembuatan DNA rekombinan.

www.slideshare.net