Bahaya Narkoba Bagi Remaja Dan Pelajar

Bahaya Narkoba Bagi Remaja Dan Pelajar

Artikel narkoba di kalangan remaja. Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba para remaja tertular dan menularkan HIVAIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian.

Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIVAIDS. Perilaku sebagian remaja yang mengabaikan nilai-nilai kaidah dan norma yang berlaku di masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya penggunaan narkoba dikalangan generasi muda.

Sedangkan angka penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar di tahun 2018 dari 13 ibukota provinsi di Indonesia mencapai angka 229 juta orang. Salah satu kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaan narkoba adalah mereka yang berada pada rentang usia 15-35 tahun atau generasi milenial.

Dampak negative penyalahgunaan narkoba terhadap remaja adalah sebagai berikut. Perubahan dalam sikap atau kepribadian.

Perubahan sikap sangat terlihat jelas dan perubahan sikap tersebut menjadi sangat negatif yang akan merubah kepribadian remaja itu sendiri karena remaja yang telah menggunakan barang haram itu sudah tidak dapat lagi berpikir secara jernih. Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba.

Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua guru dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.

Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba para remaja tertular dan menularkan HIVAIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian.

Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIVAIDS. PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA.

Bahaya narkoba hingga kini masih menjadi salah satu masalah besar di masyarakat. Jika dulunya narkoba alami seperti opiumkokain dan ganja digunakan untuk kepentingan pengobatan kini narkoba malah jadi sesuatu yang menakutkan.

BNN Lakukan Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba Di Provinsi Bangka Belitung 04 Feb 2021. Lawan Narkoba Bersama Menteri PANRB 02 Feb 2021.

Audit Internal Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 370012016 dan Sistem Manajemen Mutu ISO 90012015 01 Feb 2021. Dukungan Penuh Mendagri kepada BNN dalam Upaya P4GN 30 Jan 2021.

BNN Ciptakan PNS Yang Memiliki Tanggung Jawab Pada. Dewasa ini kenakalan remaja yang sering temui adalah penggunan narkoba.

Narkoba bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi kita. Kita telah sering mendengar dan membaca berita tentang narkoba baik di media elektronik maupun media cetak.

Di Indonesia peredaran narkoba sudah menjadi permasalahan serius yang harus segera diatasi. Penyebaran Narkoba di Kalangan Anak-anak dan Remaja.

Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kenakalan remaja ialah suatu perbuatan atau tingkah laku yang dilakukan oleh seseorang remaja baik secara sendirian maupun secara kelompok yang sifatnya melanggar ketentuan- ketentuan hukum moral dan sosial yang berlaku di lingkungan masyarakatnya Singgih 1978. Intinya kenakalan remaja yaitu suatu perilaku menyimpang dari atau melanggar hukum Sarwono 2002207 dan perilaku melanggar.

Narkoba Narkotika dan Obat-obatan yang mengandung zat adiktifberbahaya dan terlarang belakangan ini amat populer di kalangan remaja dan generasi muda bangsa Indonesia sebab penyalahgunaan narkoba ini telah merebak ke semua lingkungan bukan hanya di kalangan anak-anak nakal dan preman tetapi telah memasuki lingkungan kampus dan lingkungan. Misalnya Alkohol rokok cofein.

Bahaya Narkoba Bagi Remaja Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat.

Penyimpangan terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang tidak mematuhi norma atau patokan dan nilai yang sudah berlaku di masyarakat. Penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja disebabkan.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran hilangnya rasa mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan yang dibedakan ke dalam golongangolongan sebagaimana terlampir dalam Undang-Undang. Pengguna remaja yang berusia 12-21 tahun ditaksir sekitar 14000 orang dari jumlah remaja di Indonesia sekitar 70 juta orang.

Di DKI Jakarta berdasarkan catatan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya jumlah pengguna napza di kalangan remaja dalam tiga tahun terakhir terus naik. Pada tahun 2011 siswa SMP pengguna napza berjumlah 1345 orang.

Dari sisi usia narkoba juga tak pernah memilih korbannya mulai dari anak-anak remaja dewasa bahkan sampai dengan lanjut usia. Indonesia merupakan surga peredaran narkoba.

Betapa tidak jika ditilik dari peringkat peredaran narkoba di dunia negara kita menempati peringkat ketiga sebagai pasar narkoba terbesar di dunia. Salah satu yang paling disoroti oleh masyarakat adalah fenomena seks bebas pada remaja.

Artikel pergaulan bebas ini dibuat sebagai sebuah makalah yang memberikan pembahasan seputar pergaulan bebas di Indonesia dari segi pengertian dampak negatif akibat contoh bahaya cara mengatasi dan penyebabnya. Kecanduan narkoba akan menimbulkan.

Demikian sedikit pidato mengenai bahaya narkoba untuk remaja Indonesia yang bisa saya sampaikan. Bila ada salah kata dalam penguacapan dan penyampaiannya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Dan atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih. Pidato Narkoba Tentang Bahayanya Narkoba di Kalangan Pelajar.

Ibu Tjut Dhien Shafani.

bulelengkab.go.id