Makalah Zat Adiktif Dan Psikotropika Pengertian Macam Contoh

Makalah Zat Adiktif Dan Psikotropika Pengertian Macam Contoh

Artikel zat adiktif dan psikotropika. Artikel tentang Zat Adiktif dan Psikotropika Pengertian Golongan Jenis Contoh dan Dampaknya bagi tubuh. Simpan Simpan Artikel Zat Adiktif Dan Psikotropika Untuk Nanti.

0 2 0 menganggap dokumen ini bermanfaat 2 suara 12K tayangan 5 halaman. Artikel Zat Adiktif Dan Psikotropika.

Diunggah oleh Nizra Ayu Sarah. Attribution Non-Commercial BY-NC Format Tersedia.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang NAPZA Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif lain adalah bahanzatobat jika masuk kedalam tubuh manusia akan mem engaruhi tubuh terutama otaksusunan saraf pusat sehingga menyebabkan gangguan kesehatan fisik psikis dan fungsi sosialnya karena terjadi kebiasaan ketagihan adiksi serta ketergantungan dependensi terhadap NAPZA BNP Jabar 2010.

Ilustrasi zat adiktif dan psikotropikaZat adiktif dan psikotropika sudah menjadi perhatian sejak lama. Namun banyak yang tidak memahami apa arti kedua hal ini.

Kedua zat ini sering diasosiaikan dengan penyalahgunaan dan hal negatif. Padahal ternyata ada manfaat dari kedua zat ini.

Pengertian Zat Adiktif dan Psikotropika. Pengertian Macam Dan Contoh Zat Adiktif Beserta Dampaknya Secara Lengkap Sering kali kita mendengar kata zat adiktif jika kita menonton berita mengenai narkoba dan minum-minuman keras pasti kita mendengar kata zat adiktif karna narkoba dan minum-minuman keras mengandung zat adiktifUntuk lebih jelasnya mengenai zat adiktif marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

Artikel ini membahas mengenai narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai narkoba hanya digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan bukan untuk mencelakai setiap orang.

Kepemilikan dan peredaran narkoba di berbagai negara dilarang dan diancam maksimal hukuman matiDampingi anak Anda jika ingin membuka artikel ini. Zat adiktif psikotropika Pada dasarnya semua zat adiktif masuk dalam golongan psikotropika.

Namun zat psikotropika belum tentu merupakan zat adiktif karena tidak semua psikotropika dapat menimbulkan ketergantungan. Psikotropika adalah zat atau obat alami maupun sintetis yang bukan merupakan narkotika dan berpengaruh selektif pada saraf pusat.

Perbedaan narkotika dan psikotropika menurut undang-undang Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2009 tertera jelas mengenai perbedaan narkotika dan psikotropika. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis.

Psikotropika dapat digolongkan menjadi empat golongan antara lain. Merupakan psikotropika dengan daya adiktif yang paling kuat belum diketahui manfaat untuk mengobati dan sedang diteliti manfaatnyaContohnya.

LSD MDMA STP dan Ekstasi. Merupakan psikotropika dengan daya adiktif kuat dan juga berguna untuk pengobatan serta penelitian.

Zat aditif adalah zat-zat yang ditambahkan pada makanan selama proses produksi pengemasan atau penyimpanan untuk maksud tertentu. Penambahan zat aditif dalam makanan berdasarkan pertimbangan agar mutu dan kestabilan makanan tetap terjaga dan untuk mempertahankan nilai gizi yang mungkin rusak atau hilang selama proses pengolahan.

Pada awalnya zat-zat aditif tersebut berasal dari bahan tumbuh. Zat Adiktif dan Psikotropika Ketika mendengar kalimat tersebut mungkin sebagian dari Anda ada yang masih merasa asingTapi tidak sedikit pula yang sudah mengetahuinya.

Pelajaran tentang zat adiktif dan psikotropika sudah di ajarkan dan masuk di dalam kurikulum pelajaran IPA di SLTP. Sebutkan zat adiktif yang bukan narkotika dan psikotropika.

Food Drug Administration nikotin adalah zat kimia berupa stimulan yang sangat adiktif dan ditemukan dalam tanaman tembakau. Karena merupakan zat stimulan nikotin dapat mengubah cara kerja otak dan.

NAPZA merupakan singkatan dari narkotika psikotropika dan zat adiktif. Ketiganya memiliki ciri khas masing-masing.

35 Tahun 2009 narkotika merupakan zat yang bisa membuat kesadaran seseorang menurun dan bisa juga menghilangkan rasa nyeri di tubuh manusia selama beberapa waktu. Zat Adiktif Nama zat adiktif tentu saja tidak asing lagi bagi Anda.

Zat adiktif ini sudah sangat banyak di bahas dan di sosialisakan dalam berbagai kesempatan. Hal ini karena zat adiktif merupakan salah satu zat berbahaya yang biasanya tanpa di sadari akan membuat penikmatnya kecanduan.

Sebenarnya zat psikotropika juga masuk ke dalam zat adiktif. Namun yang perlu diingat bahwa tidak semua zat adiktif tersebut berbahaya bagi tubuh.

Meskipun begitu apapun yang menjadi alasannya tetap tidak dibenarkan dan harus diakui bahwa zat yang menimbulkan kecanduan malah bisa menyebabkan dampak negatif pada tubuh. Dampak Penggunaan Zat Adiktif dan Psikotropika.

Dalam penggunan zat adiktif ataupun Psikotropika memang sangat dibutuhkan pada dunia kesehatan. Tetapi anda juga perlu mengawasinya agar tidak terjadi hal yang buruk pada diri anda.

Jika menggunakan kedua zat tersebut juga akan terdapat bahayanya meliputi. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional BNN penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pada 2018 di kelompok pelajar dan mahasiswa mencapai 32 persen.

Artikel Mengenai Penyalahgunaan Narkoba Psikotropika dan Zat Aditif Terdapat suatu kenyataan yang sulit dipercaya bahwa hampir semua pengguna Narkoba mengetahui bahaya dari Narkoba namun hanya sedikit yang bersedia dan berhasil untuk menghentikan kebiasaannya tersebut. Kecanduan atau konsumsi zat-zat beracun seperti psikotropika sangat didasari oleh lingkungan konsumen.

Ketika seseorang merasa kesepian sendirian tidak bisa melakukan apa-apa dan di hadapannya disodorkan psikotropika kemungkinan besar dia akan kecanduan. Dia merasa psikotropika adalah jalan keluar untuk membuatnya bahagia.

Zat Adiktif bahan lain yang bukan Narkotika atau Psikotropika yang merupakan inhalasi yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan misalnya lem aceton eter premix thiner dan lain-lain. Dalam KEPRES tahun 1997 minuman yang mengandung etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi.

www.gurupendidikan.co.id