Penalaran Induktif Dan Deduktif

Penalaran Induktif Dan Deduktif

Buatlah contoh proses penarikan kesimpulan dengan menggunakan penalaran induktif. Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi pernyataan dan sebuah konklusi kesimpulan.

Dengan fakta lain bahwa silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan. Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung.

Penlaran induktif adalah proses penalaran untuk manari kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan fakta fakta yang bersifat khusus prosesnya disebut Induksi. Penalaran induktif tekait dengan empirisme.

Secara impirisme ilmu memisahkan antara semua pengetahuan yang sesuai fakta dan yang tidak. Dua cara penarikan kesimpulan tersebut yaitu deduktif dan induktif.

Kata ini mungkin sangat sering kita dengar di bangku pendidikan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Lalu bagaimana penggunaannya dalam ilmu logika.

Penalaran deduktif adalah proses penarikan kesimpulan dari satu atau beberapa pernyataan yang dikenal dengan sebutan premis. Artinya dari fakta-fakta yang diperoleh kemudian ditarik sebuah kesimpulan.

Sehingga dapat dikatakan bahwa penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum. Di dalam penalaran induktif dubagi menjadi tiga bentuk penalaran induktif yaitu generalisasi analogi dan hubungan kausal.

Penalaran Induktif adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat khusus. Dalam penalaran Induktif ini ada 3 jenis penalaran Induktif yaitu Generalisai Analogi dan Hubungan sebab akibat ataupun hubungan akibatsebab.

Kesimpulan induktif adalah kesimpulan yang dimulai dengan cara menjabarkan segala hal secara mendetail dan diakhiri dengan data atau fakta yang umum sebagai inti permasalahan. Dengan kata lain kita menarik kesimpulan berupa fakta umum berdasarkan gagasan-gagasan khusus yang telah dijabarkan sebelumnya.

MAKALAH FILSAPAT ILMU PENALARAN LOGIKA DEDUKTIF INDUKTIF dan METODE ILMIAH PENDAHULUAN Filsafat adalah suatu cara berpikir yang radial dan menyeluruh dengan cara mengupas pengetahuan sedalam-dalamnya Yuyun 1999 sedangkan ilmu dalam pembelajaran filsapat dapat di katakan kumpulan pengetahuan yang mempunyai ciri-ciri tertentu. Satu contoh hasil penalaran induktif sudah di sampaikan di awal artikel ini dan berikut ini contoh-contoh lain hasil penalaran induktif dalam akuntansi.

Tingkat likuiditas perusahaan perdagangan lebih tinggi daripada tingkat likuiditas perusahaan manufaktur. Tingkat solvensi berasosiasi positif dengan probabilitas kebangkrutan perusahaan.

Dalam sebuah paragraf umumnya memiliki susunan yang diawali dengan kalimat utama kemudian disusul dengan kalimat pendukung atau penjelas. Nah dalam paragraf induktif kalimat utama justru diletakan pada akhir paragraf yang mana umumnya kalimat utamanya adalah sebuah kesimpulan.

Materi mengenai kalimat deduktif dan induktif serta campuran cukup sering keluar di soal-soal pelajaran bahasa indonesia untuk itu penting kita tahu contoh paragraf deduktif dan induktif agar kita bisa menjawab dengan mudah soal yang diberikan oleh guru kita. Tidak hanya contohnya saja yang akan kita sajikan melainkan juga pengertian ciri-ciri dan jenis dari 3 paragraf ini.

Dari contoh tersebut di atas tidak terdapat PU. Dalam PK A tidak menjadi predikat.

C tidak dihubungkan dengan A tetapi dengan B. Jadi baik PU maupun PK dihubungkan dengan B.

Dari silogisme demikian tidak bisa ditarik simpulan dipercaya. Semua A B.

Semua siswa jurusan administrasi perkantoran ialah wanita. Penalaran induktif dimulai dengan memeriksa keadaan khusus dan menuju penarikan kesimpulan umum yang dinamakan proses induktif generalisasi.

Penalaran tersebut mencakup pengamatan contoh-contoh khusus dan menemukan pola atau aturan yang melandasinya. Sebagai contoh hasilkali dua bilangan ganjil adalah ganjil yang.

Ada tiga macam cara untuk menarik kesimpulan dalam paragraf induktif yaitu generalisasi analogi dan sebab akibat. Generalisasi Generalisasi merupakan pola pengembangan sebuah paragraf yang dibentuk melalui penarikan sebuah gagasan atau simpulan umum berdasarkan perihal atau kejadian.

Dua anak kecil ditemukan tewas di pinggir Jalan Jendral Sudirman. Contoh Paragraf Dengan Pola Pengembangan Generalisasi Analogi Dan Sebab-Akibat.

Paragraf dengan pola pengembangan Generalisasi. Generalisasi adalah penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data.

Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili. Penalaran induktif adalah suatu proses berfikir berupa penarikan kesimpulan yang bersifat umum berlaku untuk semua banyak atas dasar pengetahuan tentang hal-hal khusus fakta.

Artinya dari fakta-fakta yang diperoleh kemudian ditarik sebuah kesimpulan. Penalaran induktif dapat dilakukan secara terbatas dengan mencoba-coba.

Penalaran induktif dapatdilakukan secara terbatas dengan mencoba-coba. Sehingga dapat dikatakan bahwa penalaraninduktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus khusus menjadi kesimpulan yangbersifat umumPenarikan kesimpulan dari suatu penalaran induktif tidak dapat dijadikan bukti.

PENALARAN dan PENARIKAN KESIMPULAN penalaran terbagi menjadi 2 bagian yaitu penalaran deduktif dan penalaran induktif. Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian sehingga pengamat akan mendapatkan gambaran sebelum mengungkapkan sebuah pendapat.

Penalaran Induktif merupakan suatu proses berpikir untuk menarik. Penalaran IlmiahTerdapat banyak cara penarikan kesimpulan namun untuk sesuai dengan maksud tulisan ini yang memusatkan kepada berpikir ilmiah maka terdapat tiga jenis penarikan kesimpulan yakni berdasarkan logika induktif logika deduktif dan logika abduktif.

Logika InduktifMerupakan cara berpikir menarik suatu kesimpulan yang bersifat umum. Proses penarikan kesimpulan seperti ini dinamakan deduktif atau sering disebut penalaran deduktif.

Penalaran induktif Penalaran induktif menurut Shurter dan Pierce dalam Shofiah 2007. 14 penalaran induktif adalah cara menarik kesimpulan yang bersifat umum dari kasus-kasus yang bersifat khusus.

Dari pernyataan yang bersifat umum dimungkinkan proses penalaran selanjutnya baik secara induktif maupun deduktif. Generalisasi yaitu proses penalaran berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejala dengan sifat-sifat tertentu untuk menarik kesimpulan mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa.

www.slideshare.net