Nasionalisme Turki

Nasionalisme Turki

Kesimpulan nasionalisme turki. Timbulnya Nasionalisme Turki Sebab-sebab timbulnya nasionalisme Turki adalah sebagai berikut. 1 Kekuasaan Turki Usmani yang semakin merosot.

2 Adanya pengaruh dari Revolusi Prancis dengan semboyannya liberte egalite dan fraternite. Internasional sebagai bangsa yang maju.

Melalui rasa nasionalisme yang kuat Mustafa Kemal Pasha mengajak masyarakat Turki untuk menjunjung tinggi segala hal yang merupakan identitas asli Turki dengan tidak terpengaruh terhadap adanya segala bentuk pembaharuan yang berasal dari Uni Soviet negara-negara Barat maupun dari Arab. Gerakan nasionalisme di Turki pada tahun 1908 dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha.

Kesimpulan Nasionalisme merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena dengan nasionalisme yang tinggi sebuah bangsa dapat berdiri tegak dan memiliki sebuah jati diri yang kuat.

Membulatkan semangat nasionalisme Turki yaitu satu negara stau bangsa dan satu bahasa Turki Sebagai pelopor Gerakan Turki Muda adalah Niazi Bey dan mencapai puncaknya pada masa kepemimpinannya Mustafa kemal Pasha berhasil mendirikan Republik Turki yang bersifat modern-sekuler pada tanggal 29 Oktober 1923. Nasionalisme inilah yang manfaatkan oleh bangsa Turki untuk keluar dari kemunduran kerajaan Turki Utsmani dan lenyapnya harga diri diantara kekuasaan- kekuasaan besarBahkan setelah jaman modernisasi berlangsung Turki membuka lebar-lebar masuknya teknologi barat dan mengadakan pembaharuan dalam segala bidang.

Turki Usmani membangun imperium kerajaan tanpa peradaban yang lebih lama usianya. Hal ini karena mereka hanya sedikit mengenal kebudayaan.

Satu-satunya yang mereka hargai hanyalah kemajuan Militer. Pada permulaan kemegahannya Turki memiliki pasukan meriam yang terbaik dan infantry yang terkuat di dunia.

Golongan al-Ittihad wa al-Taraqqi yang menganjurkan nasionalisme Turki sebenarnya dipelopori oleh bangsa Rusiadan Yahudi Dunama yang kebanyakannya lepasan sekolah Kristian atau Eropah. Merekalah yang mengasaskan gerakan ini yang kemudiannya bertanggungjawab meniupkan semangat nasionalisme Turki atas nama merealisasikan impian bangsa Turaniah.

Kerajaan Turki Usmani muncul ketika Islam mengalami masa kemunduran ditandai dengan jatuhnya Abbasiyah di Baghdad. Namun Turki Usmani dikatakan sebagai kerjaan yang paling berpengaruh dan membangkitkan peradaban Islam setelah kemunduran Islam.

Kerajaan Turki Usmani berlangsung selama enam abad sekaligus menjadi kekuatan Islam paling besar kala. Nasionalisme politik pun digeser kembali ke nasionalisme politik sekaligus kultural.

Dan berakhir pula situasi ini dengan terjadinya tragedi nasional 30 September 1965. Pada masa Orde Baru wacana nasionalisme pun perlahan-lahan tergeser dengan persoalan-persoalan modernisasi dan industrialisasi pembangunan.

Kata nasional dalam nasionalisme berasal dari kata nation atau bangsa yakni kumpulan manusia yang terikat oleh kesamaan budaya wilayah dan sejarah. Istilah lain yang memiliki makna sama adalah suku.

Hanya saja kata suku seringkali digunakan untuk merepresentasikan bangsa dengan ukuran yang lebih kecil. Turki juga diisytiharkan negara dengan semangat nasionalisme Mustafa Kamal pada tahun 1924.

Hal ini akibat kelemahan dan perpecahan umat Islam yang tidak pegang lagi pada Al-Quran dan hadis. Sementara di bahagian Eropah lain nasionalisme muncul sebagai kesedaran untuk menyatukan wilayah atau daerah yang terpecah belah.

Kesimpulan Berbeza dengan PD1 PD2 melibatkan lebih banyak negara dan kesan yang lebih dahsyat. Sikap saling curiga nasionalisme yang melampau dan persaingan yang tidak sihat terutama dalam bidang politik dan ekonomi merupakan antara pencetus PD2.

Gerakan ini mempengaruhi golongan intelektual di Tanah Melayu yang menganggapnya sebagai satu gerakan nasionalisme Islam yang berjaya mengatasi kelemahan dan kemunduran rakyat Turki. Di Tanah Melayu pengaruh gerakan Turki Muda ini tersebar dalam bidang politik pada tahun 1930.

Malahan Nasionalisme yang diperjuangkan gagal merealisasikan slogan mereka iaitu pembaharuan kebebasan dan keadilan. Nasionalisme Turki Nasionalisme Arab seiring 31 32 Ibid hlm.

Eeman Mohamed Abbas Sultan Abd Al-Hamid II dan Kejatuhan Khilafah Islamiah Peranan Gerakan Nasionalis dan Golongan Minoriti hlm. Membangun Rasa Nasionalisme dan Ideologi Bangsa yang mulai memudar Published on April 24 2016 April 24 2016 26 Likes 1 Comments.

Kebangkitan nasionalisme etnik mengancam kestabilan Uthmaniyah kerana rakyatnya yang berbilang bangsa. Banyak peristiwa pemberontakan atas nama nasionalisme muncul dan mengugat Empayar Uthmaniyah.

Kebangkitan nasionalisme memaksa Empayar Uthmaniyah untuk bertindak. Sepanjang enam abad yang lalu banyak yang telah berubah kecuali sistem kerajaan.

Pemberontakan oleh orang Armenia dan campur tangan orang Yahudi menyemarakkan lagi semangat nasionalisme puak nasionalis Turki dan Arab. Kesimpulannya empayar Turki Uthmaniyah berakhir apabila rejim Turki Muda melibatkan diri dalam Perang Dunia Pertama dengan memihak kepada Jerman.

Kesimpulan Sekilas kata-kata diatas memang membuat tanda tanya besar dalam memaknainya. Beribu-ribu kemungkinan yang terus melintas dibenak pikiran untuk menjawab sebuah pertanyaan yang membahas tentang identitas nasionalIdentitas nasional merupakan suatu ciri yang dimiliki oleh bangsa kita untuk dapat membedakannya dengan bangsa lain.

Bincangkan faktor-faktor kemunculan gerakan nasionalisme di mesir abad ke-20M Pendahuluan Mesir pada awal abad ke-20 berada di bawah naungan empayar Turki Uthmaniyahnamun pengaruh British di mesir sangat kuat. British mula berkuasa di Mesir sejak 1882 hingga 1918 iaitu sehingga tamatnya perang dunia pertama.

Selepas itupihak british mula melonggarkan sedikit cengkamannya ke atas pentadbiran. Gerakan nasionalisme di Turki pada tahun 1908 dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha.

Gerakannya dinamakan Gerakan Turki Muda. Ia menuntut adanya pembaruan dan modernisasi di segala sektor kehidupan masyarakatnya.

Gerakan Turki Muda memberikan pengaruh politis bagi pergerakan bangsa Indonesia sebab mengarah pada pembaruan-pembaruan dan modernisasi.

www.slideshare.net