Http Repository Maranatha Edu 5944 7 0987025 Conclusion Pdf

Http Repository Maranatha Edu 5944 7 0987025 Conclusion Pdf

Penutup makalah white collar crime. White collar crime sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari bahkan mungkin sudah bosen kita mendengar dan membahasnya. Pelakunya yang biasa kita sebut dengan koruptor atau tikus yang suka menggerogoti sesuatu yang bukan menjadi haknya mungkin saat ini berkeliaran bebas menggunakan uang haramnya itu buat bersenang-senang.

Dalam dunia kriminal dikenal istilah White Collar Crimes Kejahatan kerah putih dan Street Crimes Kejahatan jalananKejahatan kerah putih berbenturan dengan kejahatan jalanan. Contoh dari jenis kejahatan kerah putih antara lain korupsi penyuapan penggelapan pajak penipuan dll.

Jika kejahatan kerah putih dilakukan oleh para profesional di bidangnya dan terhormat maka. White collar crime adalah suatu kejahatan yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki status sosial tinggi dalam rangkaian dari jabatannya Sutherland 1940.

White collar crime atau biasa disebut dengan kejahatan kerah putih adalah suatu bentuk kejahatan yang dilakukan oleh seorang. White collar crime adalah kejahatan yang melibatkan orang yang terhormat dan dihormati serta berstatus sosial tinggi.

Dan sebutan lain sebagai kejahatan orang berdasi merupakan penyalahgunaan kepercayaan oleh orang yang pada umumnya dipandang sebagai warga yang jujur dalam kehidupan mereka sehari-hari. White collar crime atau kejahatan berdasi.

Para pelaku dari perbuatan white collar crime tersebut biasanya terdiri dari orang-orang terhormat terpandang berpendidikan tinggi atau orang-orang yang mempunyai kekuasaan atau uang yang biasanya menampakkan dirinya sebagai orang. 2 baik-baik bahkan.

This paper discusses about the existence of white collar crime in Indonesia. The white collar crime will always exist because of many factors such as.

Culture learning-process about corruption and human element to do a mistake and greed. It is an extra-ordinary crime in Indonesia.

BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang White collar crime atau Kejahatan Kerah Putih sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari bahkan mungkin sudah bosan kita mendengar dan membahasnya. Pelakunya yang biasa kita sebut dengan koruptor atau orang yang mencuri sesuatu yang bukan menjadi haknya mungkin saat ini berkeliaran bebas menggunakan uang yang diperolehnya dengan cara yang tidak benar.

Kejahatan ini sering disebut dengan istilah white collar crime6 atau kejahatan kerah putih serta ruang lingkupnya bersifat lintas negara. Di Indonesia aktivitas dari tindak pidana korupsi ini semakin tidak terkendali perbuatan ini tidak saja akan berdampak terhadap kehidupan nasional tetapi.

Makalah ini disusun dalam rangka memperdalam pemahaman tentang White Collar Crime sekaligus memenuhi salah satu syarat penilaian mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Terbuka. Saya berharap agar makalahl ini bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan para pembaca pada umumnya.

Kejahatan dapat dibagi menjadi kejahatan tanpa korban crime without victim kejahatan terorganisasi organized crime kejahatan kerah putih white collar crime dan kejahatan korporat corporate crimeMacam kejahatan kerah putih akan dibahas lebih jauh lagi sebagai inti dari isi dari makalah ini. Perpetrator of white collar crime through illegal logging should be applie through the consent of the principal of justice regardless of proving the existence of crime elements or strict liabilities as the results that the KUH Pidana consists an element of mens rea.

The crime is oriented to the individual or people and not the corporate. 1 White Collar Crime Kejahatan Kerah Putih Kejahatan ini mengacu pada kejahatan yang dilakukan oleh orang yang terpandang atau berstatus tinggi dalam hal pekerjaannya.

Contohnya penghindaran pajak penggelapan uang perusahaan manipulasi data keuangan sebuah perusahaan korupsi dan lain sebagainya. Kejahatan kerah putih atau white collar crime merupakan suatu tindak kecurangan yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki posisi dan wewenang cukup tinggi pada sektor pemerintahan maupun sektor.

Istilah white-collar crime telah digunakan secara luas dalam penelitian namun belum ada definisi yang diterima secara universal Benson and Moore 1992. Sutherland 1940 mendefinisikan white-collar crime sebagai a crime committed by a person of respectability and high social status in the course of his accupation.

Secara sederhana White Collar Crime di Indonesia dibedakan dalam dua kelompok yaitu. White Collar Crime di bidang perdagangan industri dan keuangan.

White Collar Crime di bidang penyalah gunaan wewenang oleh birokrasi bekerja sama dengan kalangan usahawan. White Collar Crime kategori kedua inilah didalam kepustakaan.

Pengertian White Collar Crime secara yuridis White Collar Crime secara ius constitutum telah diatur dalam Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Pasal 3 yang berbunyi.

Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan. White collar crime kejahatan kerah putih adalah berbeda dengan kejahatan konvensional yang melibatkan para pelaku jalanan street crime blue collar crime blue jenas crime.

Pihak yang terlibat dalam white collar crime WCC adalah mereka yang merupakan orang-orang terpandang di masyarakat dan biasanya berpendidikan tinggi. Dictionary of Justice Data Terminology mendefenisikan white collar crime sebagai non violent crime dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan financial yang dilakukan dengan menipu oleh orang yang memiliki status pekerjan sebagai penguasa profesional semi profesional dan menggunakan kemampuan teknis serta kesempatan atas dasar pekerjaan.

Kejahatan kerah biru blue collar crime Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan pencurian pembunuhan dan lain-lain. Kejahatan kerah putih white collar crime Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan yakni kejahatan korporasi kejahatan birokrat malpraktek dan kejahatan individu.

Kejahatan kerah putih white collar crime Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan yakni kejahatan korporasi kejahatan birokrat malpraktek dan kejahatan individu. Cybercrime sendiri sebagai kejahatan yang muncul sebagai akibat adanya komunitas dunia maya di internet memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan kedua model di atas.

Related Image with Penutup Makalah White Collar Crime